Monday, March 07, 2016

Tetaplah Bertahan Di saat Orang Lain Memusuhimu.

Assalamu'alaikum wr. wb.

Saat kita berusaha mempertahankan harga diri kita dari seseorang, kita malah jadi dibenci oleh orang tersebut. Janganlah galau, tetaplah bertahan, bersabar, doakan orang tersebut yang baik-baik, abaikan saja dan jalani hidupmu seperti biasa. Di luar sana masih lebih banyak yang lebih menyanyangimu ketimbang memusuhimu. Lebih baik mempertahankan harga diri namun dibenci daripada menjatuhkan harga diri yang kemudian harga diri terus terinjak-injak.

Orang yang memusuhimu suatu ketika akan menemui titik kelelahan untuk memusuhimu. Hal yang bisa kamu lakukan sekarang terus menatap ke depan dan jalanin hidup ini seperti biasa. Tak perlu menghabiskan banyak energi untuk orang yang memusuhimu. Terus introspeksi diri dan berserah diri pada Allah. Orang itu memusuhimu karena kamu berani mengambil sikap tegas dengan tidak mau lagi dibentak olehnya, di bully oleh nya, bahkan di perlakukan sinis olehnya, karena kamu juga berhak mendapatkan ketenangan dalam hidup. Selain itu, pastikan kamu sudah meminta maaf pada dia saat kamu tegas menghadapi dia. Hal tersebut menyebabkan tidak ada lagi beban dan rasa bersalah kamu kepada dia, orang yang memusuhimu. Sisanya serahkan kepada Allah SWT, Allah Maha Mengetahui atas segala sesuatu. Bagi kita yang terpenting saat ini, anggap semua orang adalah teman, jangan menyisakan dendam, kesal seperlunya dan dalam tempo sesingkat-singkatnya. Jangan terus merasa bersalah, sementara kita adalah orang yang ternyata selalu dipojokkan, di bully, di injak-injak harga dirinya, justru dengan kita bersikap tegas kita sudah selangkah lebih maju untuk menjadi lebih baik. Orang yang memusuhi kita pun tidak akan berani lagi mem bully kita, menginjak harga diri kita, serta memojokkan kita. Hal itu dikarenakan dia sudah tenggelam untuk memusuhi kita sehingga mungkin saja dia tidak mau berbicara dengan kita lagi, dan kita pun bisa mulai merasakan ketenangan dalam menjalani hidup.

Sekian.

Wassalamu'alaikum wr. wb.







No comments: